3 jam 48 menit menuju waktu Sholat Subuh di Kota Jakarta
Sumber: https://bimasislam.kemenag.go.id
SUBUH
DUHA
DZUHUR
ASHAR
MAGHRIB
ISYA
04:29
06:07
11:50
15:00
17:52
19:01

Jadwal Sholat Hari Ini Kota Jakarta

TANGGAL SUBUH DUHA DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA
Selasa, 1 September 2020 04:38 06:17 11:56 15:13 17:56 19:05
Rabu, 2 September 2020 04:37 06:17 11:56 15:13 17:55 19:04
Kamis, 3 September 2020 04:37 06:16 11:55 15:12 17:55 19:04
Jumat, 4 September 2020 04:36 06:16 11:55 15:12 17:55 19:04
Sabtu, 5 September 2020 04:36 06:15 11:55 15:11 17:55 19:04
Minggu, 6 September 2020 04:36 06:15 11:54 15:10 17:55 19:03
Senin, 7 September 2020 04:35 06:14 11:54 15:10 17:55 19:03
Selasa, 8 September 2020 04:35 06:13 11:54 15:09 17:54 19:03
Rabu, 9 September 2020 04:34 06:13 11:53 15:09 17:54 19:03
Kamis, 10 September 2020 04:34 06:12 11:53 15:08 17:54 19:03
Jumat, 11 September 2020 04:33 06:12 11:53 15:07 17:54 19:02
Sabtu, 12 September 2020 04:33 06:11 11:52 15:06 17:54 19:02
Minggu, 13 September 2020 04:32 06:11 11:52 15:06 17:53 19:02
Senin, 14 September 2020 04:32 06:10 11:52 15:05 17:53 19:02
Selasa, 15 September 2020 04:31 06:10 11:51 15:04 17:53 19:01
Rabu, 16 September 2020 04:31 06:09 11:51 15:03 17:53 19:01
Kamis, 17 September 2020 04:30 06:09 11:51 15:03 17:53 19:01
Jumat, 18 September 2020 04:30 06:08 11:50 15:02 17:52 19:01
Sabtu, 19 September 2020 04:29 06:08 11:50 15:01 17:52 19:01
Minggu, 20 September 2020 04:29 06:07 11:50 15:00 17:52 19:01
Senin, 21 September 2020 04:28 06:07 11:49 14:59 17:52 19:00
Selasa, 22 September 2020 04:28 06:06 11:49 14:59 17:52 19:00
Rabu, 23 September 2020 04:27 06:06 11:48 14:58 17:52 19:00
Kamis, 24 September 2020 04:27 06:05 11:48 14:57 17:51 19:00
Jumat, 25 September 2020 04:26 06:05 11:48 14:56 17:51 19:00
Sabtu, 26 September 2020 04:25 06:04 11:47 14:55 17:51 18:59
Minggu, 27 September 2020 04:25 06:04 11:47 14:54 17:51 18:59
Senin, 28 September 2020 04:24 06:03 11:47 14:53 17:51 18:59
Selasa, 29 September 2020 04:24 06:03 11:46 14:53 17:51 18:59
Rabu, 30 September 2020 04:23 06:02 11:46 14:52 17:50 18:59
September 2020
Bagi umat muslim di Kota Jakarta mengetahui jadwal imsakiyah, waktu sholat subuh, zuhur, ashar, maghrib dan isya, ashar selama bulan September punya arti penting. Yang lebih penting, sholat fardhu lima waktu harus dikerjakan sesuai dengan waktunya.

Sholat fardhu bisa dilaksanakan di rumah atau masjid. Meski demikian, umat muslim sangat dianjurkan menunaikan sholat fardhu di masjid dengan berjamaah, apalagi pada Ramadhan.

Daftar Masjid di Kota Jakarta

Untuk menunaikan sholat fardu, di Kota Jakarta ada banyak masjid tersedia. Namun ada beberapa masjid ikonik yang ada di daerah ini. Beberapa contoh masjid tersebut, antara lain:

  1. Masjid Istiqlal alamat Jl. Taman Wijaya Kusuma Rt.08/02, Kel. Pasar Baru, Kec. Sawah Besar, Jakarta Pusat
  2. Masjid Baitul Ihsan alamat Komp. Bank Indonesia Jl. Budi Kemuliaan/Kebon Sirih, Jakarta Pusat
  3. Masjid Sunda Kelapa alamat Jl. Taman Sunda Kelapa Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
  4. Masjid Al-Ikhlas alamat Gedung Kementerian Agama RI, Jl. MH.Thamrin no.6 Jakarta Pusat
  5. Masjid Cut Meutia alamat Jl. Cut Meutia no.1, Menteng, Jakarta Pusat
  6. Masjid Al-Fatah alamat Jl. Menteng Raya No. 58 ( Gedung Muhammadiyah )
  7. Masjid At-Tanwir alamat Stasiun Gambir, Jl. Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta
  8. Masjid Asy-Syaakirin alamat Gedung Thamrin City Lt.8, Jl. Kebon Kacang Raya, Kel.Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat, Prov.DKI Jakarta
  9. Masjid Baitul Ikhwan alamat Jl. Mardani Raya Kel.Cempaka Putih Barat, Kec.Cempaka Putih, Jakarta Pusat
  10. Masjid Nurul Iman alamat Jl. Sinyar Raya Rt.02/09 Kel.Duri Pulo Kec.Gambir, Jakarta Pusat
Daftar Tempat Favorit

Selain bisa menjalankan ibadah di masjid-masjid tersebut, para musafir dari kota lain dapat juga mengunjungi tempat-tempat favorit di Kota Jakarta ini. Berikut adalah tempat favorit tersebut:

  1. Taman Suropati
  2. Monas
  3. Kota Tua Jakarta
  4. Taman Cattelya
  5. Setu Babakan
  6. Taman Sepeda Banjir Kanal Timur
Makanan Khas

Selain masjid dan tempat favorit, di Kota Jakarta juga terkenal akan makanan khasnya. Makanan khas itu antara lain:

  1. Asinan Betawi
  2. Soto Betawi
  3. Gabus pucung
  4. Sayur babanci
  5. Sayur godog
  6. Sayur besan (Telubuk sayur pemersatu)
  7. Ayam sampyok
  8. Sambelan lengkio
  9. Soto tangkar
  10. Soto mie
  11. Pecak Ikan Gabus
  12. Pecak tembang
  13. Bandeng pesmol
  14. Nasi kebuli
  15. Nasi uduk
  16. Nasi ulam
  17. Gado-gado
  18. Ketoprak
  19. Semur Jengkol
  20. Laksa Betawi
  21. Pindang Bandeng


Khasanah Keislaman Harian

Untuk melengkapi memperkaya khasanah keislaman penting juga untuk mengetahui atau mengingat lagi pengetahuan dasar dalam Islam. Berikut ini adalah khasanah keislaman yang dihimpun Tirto.id.

Puasa bermakna menahan diri dari segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin membagi tingkatan puasa menjadi tiga level, yaitu puasa umum, puasa khusus, dan puasa khususil khusus (paling khusus).

Puasa umum dimaknai sebagai menahan perut dan kemaluan dari langkah-langkah memenuhi kebutuhan syahwat. Orang awam yang mengerjakan puasa ini, akan berlapar-lapar sepanjang hari, tetapi tidak sepenuhnya menghindarkan diri dari perbuatan yang mengurangi pahala puasa.

Puasa khusus adalah menahan telinga, pendengaran, lidah, tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. Puasa ini dilakukan oleh orang-orang saleh. Untuk menyempurnakan puasa khusus ini, seorang muslim dapat melakukan enam hal, yaitu menahan pandangan mata dari hal yang tercela dan makruh, menjaga lidah dari ucapan sia-sia (dusta, mengumpat, ungkapan keji) dan lebih banyak berzikir atau membaca Alquran, menjaga pendengaran dari mendengar kata-kata yang tidak baik, mencegah anggota tubuh dari berbuat dosa, tidak berlebihan saat berbuka, dan terakhir, selalu memiliki cemas (khauf) dan harap (raja') kepada Allah.

Puasa khususnya khusus adalah menahan diri (hati dan pikiran) dari hal lain kecuali Allah dan hari akhir. Puasa ini dilakukan untuk benar-benar membersihkan hati, menyucikan pikiran dari semua hasrat duniawi, dan berpasrah kepada Allah semata sesuai dengan lafal syahadat, " Laa Ilaaha Illallah" (Tiada sesembahan selain Allah).
a